Memasuki Bulan Suci Ramadhan,Bupati Pasangkayu Turun Langsung Imbau Warga

0
238

Pasangkayu (SULBAR),mediaportalmetro.com –-Selama masa situasi wabah covid-19, Pemerintah indonesia telah mengeluarkan imbauan physical distancing dan sosial distancing.

Hal ini juga serentak dilakukan oleh semua kepala daerah di seluruh indonesia, guna melakukan imbauan yang sama kepada masyarakat demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bahkan jelang Ramadan tahun 2020 ini, Pemkab Pasangkayu meneruskan imbauan para ulama (MUI), untuk tidak melaksanakan sholat berjamaah di mesjid, dan di musholla baik tarawih maupun sholat jumat kecuali pengurus mesjid maksimal 5 – 6 orang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pasangkayu, Dr.Ir.H.Agus Ambo Djiwa MP usai melakukan perjalanan dalam rangka menghimbau seluruh masyarakat, guna meminimalisir penyebaran wabah Covid-19, Rabu (22/4/2020).

Bupati pasangkayu bersama rombongan mulai star dari rujab bupati pasangkayu, di Kecamatan pasangkayu sampai kecamatan Sarjo, Perbatasan kabupaten Donggala sulawesi tengah (Sulteng).

Hadir mendampingi oleh wakil Bupati pasangkayu, Wabup, Drs.H.Muhammad Saal, Kapolres Mamuju Utara AKBP Leo H Siagian, Kasdim 1427/ Pasangkayu, Mayor Inf.Andi Ismail SE, Kadis Kominfopers Suri Fitriah dan Kadis Kesehatan H.Samhari, Kabag Protokoler Tanwir beserta jajaran.

“Kami turun dalam rangka memastikan dan mempertegas, agar masyarakat taat pada kebijakan atau imbauan dari pemerintah, demi keselamatan bersama,”terang bupati.

Lanjut bupati pasangkayu Dr Ir H. Agus Ambo Djiwa Mp, menyampaikan bahwa mudah -mudahan kehadiran pemkab Pasangkayu dapat difahami oleh seluruh masyarakat demi percepatan pencegahan covid-19.

“Virus ini berkembang sangat masiv sekali. Untuk itu, Pemkab pasangkayu akan terus berupaya keras menahan laju perkembangan corons virus atau covid-19 dan tentunya dibutuhkan peran aktif semua pihak. Sebab, hal ini tidak mungkin dilakukan tanpa kesadaran yang tinggi dari kita semua”, tutup Agus.

Laporan : (Daeng Jamal).