Lewat V-Com,Bupati Pasangkayu Laporkan Perkembangan Covid -19

0
182

Pasangkayu (SULBAR),Mediaportalmetro.com -Bupati Pasangkayu sebelum menyampaikan laporan hasil perkembangan hari ini di wilayah Kabupaten Pasangkayu tak lupa mengucapkan Terima kasih banyak kepada bapak Gubernur,ketua DPRD Provinsi,Kapolda,Kejaksaan Tinggi, dan seluruh bupati se-Sulbar.

Bupati Pasangkayu, DR.H.Agus Ambo Djiwa MP, gelar V-Com diruangan pola dengan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) didampingi oleh Sekda Pemkab Pasangkayu DR.H.Forman M. PI, MP, Kadis Kominfopers, Suri Fitriah, S, Sos.M, Si, kepala Bappeda H. Abisin , kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) H. Muliyadi Halim M, Si , kepala BPKAD Imran Makmur S, Pi, M, Si Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar),Senin (6/4/2020).

Bupati Pasangkayu menyampaikan apa saja yang telah dilakukan selama ini sama dengan apa yang kita lakukan sejauh harinya melakukan pencegahan dalam pengamatan di setiap wilayah masuk di pasangkayu. “Apa lagi kita ada di perbatasan sulawesi tengah semakin diperketat pemeriksaan diperbatasan karena sulawesi tengah sudah ada positif Covid -19,” terang Bupati Pasangkayu.

Perkembangan terakhir di kabupaten pasangkayu saat ini bahwa ada satu orang yang kita rujuk RS regional Sul-Bar, itu masih dalam tahap pengawasan belum fositik Covid -19 dan yang lainnya 186, ODP, dan proses selesai 73 orang dan itu rata-rata mahasiswa dari luar kota tersebut.

“pada saat ini kami perketat kepada mahasiswa yang masih di luar kota supaya tidak pulang ke daerah tersebut ,pemerintah daerah pasangkayu menghimbau kepada seluruh mahasiswa yang masih tinggal diluar supaya jangan pulang dulu sebelum pandemi wabah Covid -19 masik ada,”ucap.

Pemerintah daerah pasangkayu,” menyampaikan bahwa kita siap untuk biayai mahasiswa hidupnya selama tinggal di luar daerah dan kita juga berharap semua itu kalau ada terjadi nantinya untuk penanganan jangan ada fositik ,maka olehnya itu kami menyampaikan kepada bapak gubernur Sulbar mengenai perkembangan hari ini tidak ada yang menonjol dan tidak ada setipikan berjalan semestinya seperti apa yang kita lakukan untuk pengawasan setiap wilayah dan tetap kita saat sekarang.

Bupati juga menyampaikan bahwa kami akan mecobah untuk mencari sumber pendanaan untuk mengatasi 36.000 jiwa dan kami mengalokasikan anggaran dalam satu bulan ini kurang lebih 1,8 milyar, maka itu kami akan coba spekulasi anggaran kepada sekda pemkab pasangkayu dan anggaran mana kita nanti dialokasikan penanganan sembako.

Dan untuk anggaran Tim medis 10,3 milyar ini anggaran sudah tersedia, dan anggaran sembako kita akan mencari sumber sumbernya nanti untuk 6 bulan kedepan akan kita menangani yang 36.000 jiwa masyarakat kabupaten Pasangkayu dan mudah -mudahan Sul-Bar bisa kita tangani bersama-sama Covid -19 ,”terangnya bupati.

Reporter : Daeng Jamal.

LEAVE A REPLY