Akibat Jual dan Edarkan Sabu,3 Tersangka Ditangkap Polres Donggala

0
242

Mediaportalmetro.com,SIGI (SULTENG)- Satresnarkoba Polres Donggala mengamankan 3 pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu di wilayah pantai barat Donggala.

Ketiga tersangka dan barang haram tersebut di tangkap polisi di tempat dan waktu berbeda, saat ini mereka sedang di tahan di Mapolres Donggala untuk menjalani pemeriksaan.

Demikian di sampaikan Kapolres Donggala, melalui Kabag Ops, AKP Inggit di acara konferensi Pers Jumat, (13/3/2020).

Adapun pelaku berinisial SL diringkus di Desa Ogoamas II, Sojol Utara, Donggala atas laporan masyarakat yang mengungkapkan, di desanya ada pengguna dan pengedar narkoba jenis sabu yang berkeliaran dan dapat merusak dan membahayakan anak-anak muda di sana.

Terang Kabag Ops Polres Donggala yang di dampingi KBO Satres Narkoba.

Saat di bekuk Satuan Narkoba Polres Donggala di rumahnya lanjut Inggit mengungkapkan, dari tersangka SL di amankan barang bukti 8 paket serbuk kristal yang diduga jenis sabu dan di bungkus plastik.

Selain itu juga di temukan seperangkat alat hisap, dompet dan korek api serta uang tunai Rp.100 ribu rupiah yang diduga hasil penjualan sabu.

Selanjutnya untuk tersangka kedua berinisial NB alias T warga Dusun II, Desa Pesik, Sojol Utara yang di tangkap Satnarkoba Polres Donggala beserta barang bukti 18 paket serbuk kristal jenis sabu. Dari tangan tersangka juga di temukan 2 lembar uang pecahan Rp.50 ribu rupiah hasil penjualan sabu. Paparnya.

Dan tersangka yang ketiga MS warga Desa Siweli, Balaesang juga tak berkutik saat dibekuk Satnarkoba Polres Donggala dirumahnya. Di temukan barang bukti 25 paket bungkus kecil, satu Hp Merk Nokia dan uang tunai sejumlah Rp.400 ribu rupiah. Ketiga tersangka, merupakan target operasi pihak kepolisian sejak lama, dan para tersangka merupakan pengedar dan pengguna.

Selain itu lanjut Inggit mengungkapkan, ketiga tersangka memiliki jaringan sendiri atau punya bandar berbeda-beda. Dan saat ini pihak Satres Narkoba Polres Donggala akan terus berupaya melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap jaringan kejahatan narkoba tersebut.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga tersangka saat ini sedang di tahan di Mapolres Donggala dan kenakan pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp.1 Milyar dan paling banyak Rp.10 milyar rupaih.

Reporter : Darwis.