Tersangka ND Perkosa Anak Tirinya 50 Kali Di Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah

0
33

Mediaportalmetro.com –Palu ,Kejaksaan Negeri Donggala, melalui Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Donggala di Sabang,tengah melimpahkan perkara pemerkosaan anak tiri ke Pengadilan Negeri (PN) Donggala.

Aksi bejat dilakukan oknum orang tua sendiri terhadap anak tirinya,di wilayah pantai barat kabupaten Donggala ini,tega memperkosa anak tirinya ternyata dilakukan sebanyak 50 kali.

Pelaku diduga tergoda dengan kemolekan tubuh anak tirinya tersebut setelah beranjak remaja.

Kepala Cabjari Donggala di Sabang, Erfandy Rusly Quiliem SH MH, kepada media ini mengatakan pada perkembangannya berkas perkara pemerkosaan anak tiri tersebut sudah dinyatakan P-21, dan telah dilakukan tahap 2 kepada Penuntut Umum (PU) Cabang Kejaksaan Negeri Donggala, Jumat pekan lalu.

Kata dia, terkait perkara ini pun pihaknya telah menerima penyerahan dari anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Damsol.

“Benar, tersangka ND berikut dengan barang buktinya telah kami terima dari Kepolisian, akan kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Donggala untuk segera diadili.

Adapun pasal yang diterapkan oleh JPU sebagaimana dakwaan adalah Primair Pasal 81 Ayat (3) Subsidiair Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Juncto Pasal 64 KUHP,” ungkap Erfandy saat ditemui di Kota Palu, usai menitipkan tersangka ND di Lapas Petobo Kelas IA di Palu.

Dia mengatakan, berdasarkan kronologinya seorang lelaki paruh baya ND (65) di Desa Panii,Kecamatan Dampelas,Kabupaten Donggala,tega memperkosa anak tirinya sendiri, yakni korban NA (16) seorang pelajar SMA.

“Tersangka ND (65) yang sehari-hari berprofesi sebagai petani terungkap sudah sering melakukan perbuatan bejat tersebut, berawal sejak NA masih duduk di kelas 2 SMP atau tahun 2017,” terangnya.

Dia menambahkan, perbuatan ND tersebut dilakukan tidak kurang 50 (lima puluh) kali sampai akhirnya terungkap pada November 2019.

Kata dia, berkat informasi dari HS yang merupakan sepupu ND berinisiatif melaporkan perbuatan ND tersebut hingga dilakukan penangkapan oleh aparat kepolisian.

Dalam keterangannya, kata dia, ND mengaku melakukan perbuatan tersebut, karena tergoda oleh kemolekan tubuh anak tirinya sendiri.

Ironisnya, perbuatan ND tersebut hampir selalu dilakukan didalam rumah, dan diketahui oleh istrinya sendiri yakni KA, yang tidak lain merupakan ibu kandung NA.
Menurutnya, bahkan, dalam beberapa kesempatan ND melakukan perbuatan cabul tersebut di depan mata KA yang tidak dapat berbuat apa-apa karena kerap diancam akan dibunuh oleh ND. Korban NA juga mengakui tidak dapat berbuat apa-apa apabila diminta oleh ND untuk melayaninya.

“Kau layani saya, kalau kau tidak layani, saya bunuh mamamu, ungkap korban NA menirukan ancaman ND kepada penuntut umum,” pungkasnya.

Reporter : Fimansyah Badcoki.

LEAVE A REPLY