Karyawan Mogok Kerja,Warga Minta Pemerintah Tindak Tegas PT.Sucifindo Episi

0
363

Batui (Sulteng)-Mediaportalmetro.com,Masyarakat Batui Dan pekerja lakukan demo serta mogok kerja,pada selasa (17/9/2019), terkait Rekonstruksi Pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas bumi (jargas) untuk rumah tangga di wilayah kecamatan Batui, yang dikerjakan oleh PT. Sucifindo Episi.

Rauf Salah satu warga tolando yang melakukan aksi mogok dan demo ini, mengatakan, bahwa PT. Sucifindo Episi sampai sekarang belum membayar upah para pekerja.

“Sampai sekarang upah kita belum di bayar, ini suar lelahnya orang PT. Sucifindo jangan main-main” Ungkapnya.

Dari informasi yg di himpun media ini, diketahui PT.Sucifindo Episi melanggar beberapa aturan,dari masalah Jaminan Kesehatan,Upah,Kontrak kerja, keselamatan dan kesehatan.

Tak hanya itu, PT. Sucifindo Episi juga di duga melanggar UU Nomor 1 tahun 1970, tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan UU Nomor 13 tahun 2003,Tentang Ketenaga kerjaan sehingga warga meminta Pemerintah untuk sikapi.

“Kontrak Kerja tidak ada, Jaminan kesehatan tidak ada, upah tidak jelas, sampai sekarang belum di bayar upah” Ujar Aco Salah satu pekerja di PT. Sucifindo yang belum di bayar upahnya.

Sementara itu pimpinan PT. Sucifindo Episi saat ingin dimintai klarifikasi oleh media ini, enggan memberikan jawaban sama sekali dan tidak mau bertemu.

Sebelumnya diketahui bahwa Pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas bumi (jargas) untuk rumah tangga ini merupakan program kementrian ESDM yang Akan Di bangun 293.533 sambungan rumah (SR) di 54 Kabupaten/Kota.

Terkhusus  Di Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi tengah sebanyak 4.000 SR yang dibangun di dua kecamatan yakni Batui, Dan Batui Selatan.

Kontraktor pelaksananya adalah PT. Sucofindo Episi Nantinya sumber gas berasal dari JOB PT Pertamina EP-Medco Tomori.

***Reporter : Gufran Sabudu***