Pernyataan Sikap BEM Unsyiah tentang Rasisme Terhadap Papua

0
365

Aceh – mediaportalmetro.com ,Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah
“Universitas Syiah Kuala”salah satu Perguruan Tinggi terkenal di Aceh yang diambil dari nama salah satu ulama besar Aceh zaman dulu,yaitu Syech Abdurrauf As-Singkili, atau juga dikenal dengan nama Teungku Syiah Kuala,Sepakat Duduk bersama Ikatan Mahasiswa Papua Melakukan Konsolidasi terkait Peristiwa yang terjadi di Papua dan mengajak semua pihak untuk berhenti bersikap rasis,Jumat (24/08/2019).

Ungkapan yang merendahkan masyarakat Papua adalah salah satu pemicu terjadinya demontrasi di Papua.

Kejadian ini berawal dari peristiwa kecil yang terjadi di Malang dan Surabaya Jawa Timur.

Kejadian ini merupakan akumulasi dari permasalahan sosial yang sudah lama dialami masyarakat Papua.

Bentuk rasisme yang terjadi terhadap mahasiswa Papua merupakan hal yang tidak patut ada di Indonesia. Jangan sampai perbedaan memecah belahkan persatuan Indonesia yang sudah lama di gaitkan oleh pendiri bangsa.

Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Unsyiah Rifqi Ubai Sulthan mengatakan bahwa bentuk rasisme yang terjadi merupakan hal yang sangat disayangkan karena mengingat Indonesia adalah negara kesatuan yang terhubungkan dari Sabang hingga Merauke.

Jika ras menjadi patokan kebersamaan kapan Indonesia akan menjadi negara maju dan mencapai Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut beliau, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang banyak budaya dan etnisnya.

“Harus adanya tindakan hukum yang tegas dari pihak keamanan dalam permasalahan ini yaitu mencari bukti yang kuat dan tidak terprovokasi oleh media”Tegasnya.

Ubai juga mengatakan bahwa mahasiswa sebagai kaum intelektual seharusnya tidak boleh bertindak rasis terhadap perbedaan yang ada di sekelilingnya.

Harapan beliau,mahasiswa harus menjadi contoh terhadap hal yang berkaitan dengan rasis.Kami mahasiswa yang ada di barat mendukung Kalian Saudara setanah air ” tutupnya.

Reporter : Sulthan Alfaraby.

LEAVE A REPLY