Diduga PPK Kongkalikong,Perencanaan PUGAR Didesa Lengkese Kab.Takalar Tidak Tepat Sasaran

0
1106

Takalar  Sulawesi selatan  -Mediaportalmetro.com, Kurang lebih 15 hektar yang di jadikan tempat Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat atau (Pugar) di dusun Tamaona desa lengkese kecamatan mangarabombang kabupaten takalar di duga tidak tepat sasaran.

Pasalnya,perencanaan Pugar tersebut,kuat dugaan hanya anggarannya saja di manfaatkan agar teralisasi,tapi nantinya pemanfaatannya kemasyarakat nol.

“Seharusnya dinas memikirkan pemanfaatannya,dimana yang ditunjuk sebagai lahan tempat pengembangan garam didusun Tamaona tidak masuk akal,faktanya karena di musim kemarau ini air di empang mencapai kurang lebih 2 meter” Ungkap Yusuf salah satu forum Barisan Anti Korupsi Indonesia (Barapi) Saat dikonfirmasi Rabu (19/06/19).

Selain itu Dari pantauan Barisan Anti korupsi Indonesia (Barapi) dilapangan, menurutnya beberapa warga juga dikonfirmasi.

Bahwa ternyata pejabat pembuat komitmen (PPK) inisial (AW) Pada Dinas Perikanan dan kelautan Takalar ,lahan yang di tunjuk diduga adalah lahan keluarga dekatnya, dan diduga PPK nya juga ada lahannya di dalam perencanaan pengembangan garam.

” kami minta dari dinas perikanan dan kelautan untuk meninjau kembali perencanaan Pugar sebelum anggarannya turun melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pusat Jakarta ,karena kuat dugaan pejabat pembuat komitmen (ppk) Pada Dinas terkait Takalar, ada permainan kongkalikong di dalamnya”tegas Yusuf.

Sementara Awaluddin selaku pejabat pembuat komitmen saat di konfirmasi beberapa hari yang lalu diruangannya, mengatakan kita sudah survei bahkan ada dari kementerian perikanan atas nama pak Rusli dan tenaga ahli cuma lupa namanya.katanya (AW).

“jadi proses Penggerapan lahan, pakai alat eskavator, dan tim teknis dari dinas Perikanan Takalar sekaligus penyuluh atas nama Fiknul Amir dari tenaga sukarela”urai PPknya.

Lebih dijelaskan lagi Yusuf dalam pantauan Barisan Anti korupsi Indonesia (Barapi) dilapangan,setelah dikroscek ke Dinas bahwa perencanaan pengembangan garam (pugar) pakai anggaran APBN 2019, dan di takalar ada tiga lokasi nantinya.

Foto mediaportalmetro.com : Lokasi Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar) kabupaten Takalar.

Lokasi pertama di balang Datu dengan Anggaran senilai 380 juta, lokasi kedua 360 juta dan lokasi ketiga di dusun tamaona desa lengkese belum di tentukan anggarannya,jadi rencana pengembangan garam di dusun Tamaona termasuk lahan  tidung yang tidak maksimal pemanfaatannya selama ini.tutupnya.

Reporter : Azis kawang.

LEAVE A REPLY