Setelah Pecat 3 Kepala Dusunnya,Satu Staf Kepala Desa Parambambe Kecamatan Galesong Selatan Kab.Takalar Kini di Protes warga Karena Pembagian Beras (Rastra) Hanya PerLiter

0
713

Portalmetro.com – Takalar Sulawesi Selatan Indonesia,Andi Nuraeni Nur Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Desa Parambambe Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar,kembali berulah belum lepas dari ingatan dan kekecewaan masyarakat Desa Parambanbe atas keputusan sepihak melakukan pergantian 3 kepala Dusun dan 1 staf kantor Desa.

Kali ini Andi Nuraeni (Plt Kades) Di duga kembali mengeluarkan keputusan sepihak  pembagian beras sejahtera (Rastra) yang seharusnya dibagi perkarung namun kenyataannya dibagi Perliter yakni di bagi 3 liter per Kepala keluarga (KK).

Salah seorang warga yang minta disembunyikan identitasnya kepada mediaportalmetro.com  mengatakan bahwa Andi Nuraeni Nur sebagai Plt Kades Parambambe yang baru 1 bulan menjabat dinilai warga Agak Arogan dan egois dalam memimpin.

“Seharusnya Pelaksana tugas (kepala desa) setiap  mengambil keputusan terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat,ketua BPD,sebelum mengambil tindakan mengganti 3 kepala dusun  dan 1 staf Desa dengan alasan apa sehingga melakukan hal Pergantian tersebut,sehingga dengan tindakannya menimbulkan tanda tanya bagi warga,Ada apa?”ungkap salah seorang warga Desa Parambanbe yang tidak ingin dikorankan namanya.

Ditambahkan lagi Selain itu Plt (kepala Desa) Andi Nuraeni Nur kembali ber ulah terkait pembagian beras Sejahtera (Rastra) yang seharusnya dibagi perkarung,namun kenyataannya dibagi perliter tanpa adanya persetujuan dari penerima beras Rastra yang terdata pada saat Pembagian beras kamis (15/02/2018).

Sementara itu mediaportalmetro.com juga mendengar keluhan informasi dari salah satu warga yang enggan disebutkan namanya bahwa DiDuga tindakan sepihak yang dilakukan Plt (Kades) Andi Nuraeni Nur berada dalam tekanan oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki tujuan kepentingan politik tertentu untuk pemilihan kepala desa yang akan datang sehingga disetir oleh oknum kepentingan tertentu.

Untuk meng Akuratkan Data mediaportalmetro.com mengkonfirmasi Plt (kades) Parambambe Andi Nur Aeni Nur dikantornya Pada Senin (19/02/2018).tentang hal tersebut namun Plt kades itu membantah tuduhan yang ditujukan padanya.

“Tidak dinda,apa yang saya lakukan ini tidak ada tekanan dari oknum-oknum tertentu untuk kepentingan politik seperti itu,pembagian beras Sejahtera (Rastra) yang dibagi perliter itu sesuai dengan persetujuan para penerima beras sastra,dan itu ada berita acaranya”,Ungkap Andi Nur Aeni (Plt Kades).

Namun setelah berita acara itu di perhatikan dengan seksama (Kroscek) nampak adanya kekeliruan karena kop surat yang di tanda tangani tertulis daftar realisasi beras Rastra Tanggal (15/02/Tahun 2018).

Bukan persetujuan pembagian beras Rastra per liter,tetapi perkarung,dan Andi Nuraeni bersama sekdesnya mengaku melakukan kekeliruan yang tak disengaja sehingga hal ini nanti di khawatirkan dapat menjadi temuan kelak jika diperiksa pertanggug jawabannya.

“Maaf dinda mungkin ada kesalah Fahaman saja tidak ada kesengajaan,kita kedepan akan memperbaiki dan tidak melakukan kesalahan lagi”,Ungkap Plt Kades.

Sedangkan di konfirmasi terkait tindakan pemberhentian 3 kepala dusun dan 1 Staf di kantor Desa Parambe menurutnya hal tersebut sudah menjadi hak kepala Desa untuk melakukan pergantian,Katanya.

Reporter : Syarif Lawa.

LEAVE A REPLY