Lsm Lpkp Menuding Kepala Desa Bontosunggu-Galut Saparuddin Bani Melakukan Mark Up Anggaran 2017

0
1084

Portalmetro.com – Sulawesi selatan Indonesia,Lsm Lpkp Menuding Dugaan Kepala Desa Bontosunggu-Galut Saparuddin Bani Melakukan Mark Up Anggaran 2017.

Hal tersebut di sampaikan ketua Hukum dan Ham LSM LPKP Rusli,kepada wartawan mediaportalmetro.com,Senin 5 Pebruari 2018.

Rusli menuding Kepala Desa Bontosunggu Saparuddin Bani melakukan mark up anggaran pada sejumlah pelaksanaan proyek jalan paving blok dan drainase,Tahun anggaran 2017.

Hal tersebut berdasarkan data yang akurat,selain itu rusli juga menuding kades Bontosunggu Saparuddin Bani melakukan pungutan liar terhadap warganya terkait dengan penerbitan Sertipikat Prona di Desa Bontosunggu.

“Saya berharap kepada penegak Hukum untuk segera memanggil dan memeriksa Kades Bontosunggu karena bukti-bukti sudah ada dan saya sudah laporkan ke Bapak bupati takalar pertanggal 18 januari 2018”,tegas Rusli.

Sementara itu Kades Bontosunggu Saparuddin Bani menanggapi tudingan dan laporan Lsm LPKP tersebut saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kepala desa pada umumnya banyak yang tidak paham terkait RAB dan pelaksanaannya termasuk dirinya sehingga memungkinkan terjadinya kelebihan dalam proposal pengajuan anggaran,sehingga dirinya berharap kalau benar terlalu berlebihan dalam penggunaan anggaran mohon koreksi untuk perbaikan,dan kalau dananya di suruh kembalikan Dirinya akan kembalikan.

“kalau kurang kita tambah,kalau memang punya keinginan untuk melakukan pembinaan kami siap dibina agar pemanfaatan anggaran lebih baik kedepan” ungkap kades.

Sementara terkait adanya Dugaan pungutan liar terkait sertifikat prona,Kades saparuddin bani mengakui bahwa benar ada yang membayar,tapi dalam hal ini kami tidak melakukan penekanan atau pemaksaan sesuai dengan keikhlasan mereka karena ada juga yang tidak membayar.

Reporter : Syarif lawa

LEAVE A REPLY