Satu Tindakan Pelaku Aniaya Guru hingga Tewas yang Dinilai Fatal

0
262

Portalmetro.com – Jakarta Indonesia,Kasus murid aniaya guru di SMA N 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meninggalkan luka dan kepedihan di hati orang terdekat.

Nasib nahas yang menimpa guru seni rupa bernama Ahmad Budi Cahyono terjadi pada Kamis, 1 Februari 2018 yang dipicu hal sepele.

MH, murid kelas XI yang dikenal jago bela diri, tidak terima ditegur Budi karena berisik di dalam kelas.

Sejumlah sumber menyebut bahwa MH aniaya guru menggunakan jurus bela diri.

Selama ini pula, MH memang dikenal suka mengeluarkan jurus yang dia pelajari setiap kali diledeki teman-teman sekolah.

Kesaksian ini diperkuat dengan hasil rekontruksi yang digelar Polres Sampang pada Jumat, 2 Februari 2018, pagi.

Menurut Kamal, salah seorang rekan dari korban kasus murid aniaya guru ini, Budi dipukul MH dari arah depan menyamping dengan tangan kanan dan sasaran ke tengkuk belakang.

“Budi yang tak menyangka dipukul terjatuh, tapi kemudian bangun,” kata Kamal.

Memang hanya satu kali pukul. Namun, pukulan MH mengenai organ vital yang bisa berakibat fatal bisa ‘disentuh’.

Diagnosis dokter dari rumah sakit dr Soetomo Surabaya menyebut korban murid aniaya guruini mengalami mati batang otak sehingga membuat semua organ tubuh Budi tidak berfungsi.

Dikutip : Liputan6.com
Laporan : Aditya Eka Prawira pada 03 Feb 2018, 12:07 WIB.

LEAVE A REPLY