Akibat sering Membawa Stempel Kantor sembilan Tenaga Honorer Puskesmas Bontonompo II Gowa Dikeluarkan,Anggota DPRD Asriady Telepon Kapuskesmas

0
1194

Portalmetro.com – Gowa Sulawesi selatan Indonesia,Beredarnya isu tentang tenaga honorer 9 orang yang di keluarkan oleh Kepala Puskesmas II Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa .

Kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat sontak membuat seluruh pegawai Puskesmas di serang pertanyaan.

Isu yang beredar adalah di keluarkannya 9 tenaga honorer di Puskesmas Bontonompo dan tidak di ketahui penyebabnya.

Terkait dengan berita itu, Sekretaris II Lembaga LP-KPK KOMDA SULSEL Saparuddin Rapi saat bertemu di D’FourtyFive Coffe Bontonompo dengan ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gowa Asriady Arasy, ST.,mendiskusikan persoalan itu sabtu,3 februari 2018.

Menanggapi hal tersebut, Asriady Arasy langsung mengkonfirmasi Kepala Puskesmas via telephone untuk mengetahui persis persoalan itu.

Saat di konfirmasi fia telepon,Kepala Puskesmas Ibu Nur Syamsi menjelaskan bahwa kami tidak mengeluarkan 9 tenaga honorer itu melainkan tanpa Alasan.

Secara struktural dan hukum kami berhak memberikan peringatan kepada seluruh tenaga honorer jika melakukan hal yang melanggar kode etik aturan Puskesmas.

Apa lagi dalam hal ini mereka melakukan pelanggaran dengan membawa keluar stempel tanpa sepengetahuan Kepala Puskesmas dan juga ada alasan dan kegunaan yang jelas.

” terkait tenaga honorer di Puskesmas kami,kami sudah melakukan mediasi dan mendaftarkan nama mereka ke Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa untuk segera di angkat sebagai tenaga honorer tetap dan untuk di terbitkan SK Kabupatennya”Tutupnya melalui telepon.

Hal ini menjadi pembelajaran setiap tenaga honorer dimanapun berada, bahwa tidak boleh membawa stempel kantor Dinas jika tanpa sepengetahuan kepala kantor, apa lagi stempel dipakai dengan tanpa alasan tertentu atau bukan tugas Dinas.

Reporter : AlPincara