Sitti Sarifah Warga Desa Gentungan Kecamatan Bajeng barat kab.Gowa butuh Uluran Tangan dan Perhatian Pemerintah

0
1139

Portalmetro.com – Gowa Sulawesi Selatan Indonesia,Keluarga Sitti Sarifah yang tinggal di Dusun Tuwini,Bontoa Desa Gentu gentungan kecamatan Bajeng Barat viral di medsos,gara-gara memposting kondisi kehidupan mereka,sebagai warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Rumahnya yang tak layak huni,mulai dari tempat tidur,dapur,sampai kamar wc,sehingga dengan hal itu membuat banyak orang yang simpati pada keluarga ini,dengan berbagai macam komentar yang intinya merasa kasihan melihat kondisi rumah yang menurut mereka tak layak untuk di huni.

Selain banyak yang simpati di media sosial (Facebook) ,warga pun penasaran ingin melihat langsung dari dekat sehingga mereka sengaja datang melihat kondisi kehidupan Sitti Sarifah.

Mulai dari masyarakat sampai pihak Pemerintah kecamatan,kepala KUA Bajeng Barat,Kapolsek Bajeng,dan Danramil Bajeng,datang langsung ke lokasi,bahkan ada warga yang datang dari kabupaten takalar.

Dalam pantauan wartawan mediaportalmetro.com Rabu (24/01/2018) di rumah sitti sarifah,memang kondisi rumah yang pertama sebelum di bangunkan oleh warga atas nama swadaya Masyarakat .

Kondisi Rumahnya sangat memprihatinkan,mulai dari dinding,lantai,kamar tidur,dapur,atap dan wc,selain rumah Sitti Sarifah,bahkan bukan hanya itu, beberapa rumah di sekitarnya juga cukup memprihatinkan .

Sitti sarifah mengatakan bahwa ia terpaksa jadi buruh pembuat batubata yang penghasilannya tidak menentu tidak cukup untuk memperbaiki rumahnya di tambah lagi kebutuhan 4 orang anaknya,dimana anaknya saat ini dua orang masih sekolah,satu orang anaknya sudah putus sekolah dan satu sudah tamat,ucapnya kepada mediaportalmetro.com saat ditemui.

Sitti Sarifah sangat berharap adanya bantuan dari berbagai pihak khususnya Pemerintah kabupaten Gowa,terhadap masa depan anak-anaknya yang masih sekolah.

Sementara kepala Desa Gentungan Sukarni Siriwa saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengatakan bahwa ada seratusan rumah di desa Gentungan yang pernah di data oleh dinas Sosial baik kabupaten maupun propinsi.

Namun baru 3 rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah dari kabupaten,untuk rumah sitti Sarifah tidak di data karena tempat yang di tinggalinya tidak bersertifikat hak milik.

Sebagai persyaratan untuk mendapat bantuan bedah rumah,selain itu ia menambahkan bahwa bantuan pemerintah desa telah ada melalui Swadaya masyarakat,jadi tidak benar kalau di anggap pemerintah desa gentungan tidak ada perhatian pada keluarga ini,seperti yang tersiar dimedia sosial.ungkap Kepala desa.

Reporter : Syarif lawa