APMI Demo Kantor Bupati Takalar “BerUjung Ricuh”Terkait Surat Edaran Pemberhentian Honorer

0
1247

Portalmetro.com – Takalar Sulawesi selatan Indonesia,Aksi Demonstrasi Puluhan mahasiswa bersama masyarakat yang mengatas namakan Aliansi Pemerhati Masyarakat Indonesia (APMI), berlangsung ricuh di depan kantor Bupati Takalar (Rabu, 24/01/2018).

Aksi demo yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa bersama warga tersebut,mendatangi dinas perikanan dan kelautan,dan dinas pertanian takalar karena di anggap berproses hukum,dengan tindak pidana korupsi.

Pendemo melanjutkan aksinya kedepan kantor bupati takalar terkait surat edaran pemberhentikan ribuan tenaga honorer oleh kebijakn Bupati Takalar H.Syamsari Kitta yang tersebar di semua OPD yang ada.

Demonstrasi yang sejak awal memanas di depan kantor bupati, akhirnya terjadi bentrokan fisik pun tak bisa dihindari antara para pengunjuk rasa dan aparat kepolisian yang mengawal jalannya aksi demonstrasi tersebut.

Dalam orasinya,demonstran mengecam dengan keras,serta mengungkapkan kekecewaannya atas kebijakan yang diambil oleh Bupati Takalar tersebut, ia menilai kebijakan bupati untuk pemberhentian tenaga honorer mengandung dua motif.

“Motifnya Antara Balas dendam dan Balas jasa,Gawat ini Bupati Baru,” kata Asman, jenderal lapangan aksi Demonstran.

Lanjut asman dalam orasinya ada beberapa temuannya di salah satu instansi, ada honorer yang telah mengabdi sembilan tahun namun diberhentikan, itu Harusnya yang dilakukan pemerintah adalah menata sistem kinerja antara honorer dan ASN.

“Bukan dengan memberhentikan, tapi harus pemerintah menata sistem kinerja ASN,  Ini adalah kebijakan menambah pengangguran. Padahal janjinya adalah menambah 10.000 wirausahawan baru,” ungkap Asman.

Sementara  salah seorang orator lainnya, geram dan mengatakan dalam orasinya yang berapi api, ini pemerintahan gagal mensejahterakan rakyatnya, malah menyengsarakan dengan memecat ribuan honorer” ucapnya .

Reporter : Leo