Dinas Pendidikan Takalar DiDuga jadikan Ajang Bisnis Pelatihan”SSB-AN dan mengganti Tanggal dan waktu kegiatan”

0
980

Portalmetro.com – Takalar Sulawesi Selatan Indonesia,Pelatihan Senam Sehat Berkarya Anti Narkoba (SSB-AN) yang di selenggarakan oleh Dinas pendidikan Kabupaten Takalar di Aula SKB Rabu (10/01/2018) Menjadi tanda tanya.

Kegiatan Senam Sehat Berkarya Anti Narkoba di selenggarakan oleh Ratu Pelangi Indonesia kerjasama dinas Pendidikan kab.Takalar.

Diketahui Program SSB-AN yang sudah lama menyebar di seluruh kabupaten di indonesia sesuai diyoutube dan kegiatan pelatihan SSB-AN yang di laksanakan di Aula SKB terkhusus guru olah raga di tingkat SD dan SMP se-kabupaten Takalar diduga merekayasa tanggal dan memungut dana biaya yang terlalu Tinggi membuat para peserta kegiatan mengeluh dan menjadi beban berat.

(Foto : Surat edaran pada pelaksanaan kegiatan senam sehat berkarya Anti Narkoba SSB-AN,Gratis)

Saat dikonfirmasi portalmetro.com,Ada Salah satu peserta berinisial (DG ) yang ikut pelatihan tidak ingin disebutkan namanya,mengatakan pelatihan SSB-AN,sangat bermanfaat,karena untuk mengantisipasi tentang narkoba agar kita bisa terhindar dari narkoba dan mengajarkan ke anak anak kita di sekolah bahwa narkoba racun dan pembunuh manusia.

Namun yang sangat disayangkan (DG) adalah Pelatihan SSB-AN disuruh membayar Rp 300 ribu rupiah untuk ganti biaya cetak panduan media yang dikemas dalam bentuk 1 vcd, cd untuk lomba,dan sertivikat.Untuk semua guru olah raga tingkat SD dan SMP yang ikut pelatihan agar nanti dapat diterapkan disekolah masing masing,padahal diisi surat Gratis, tidak ada pungutan biaya, bahkan makan minum gratis, ungkap (DG).

Sementara Kepala Dinas pendidikan Darwis S.pd.MM Saat dikonfirmasi terkait pungutan Dana tersebut, mengatakan dinas hanya memfasilitasi peserta dan Program Ratu Pelangi Indonesia bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional ( BNN ) di tujukan kedinas pendidikan takalar.

” kita cuma memfasilitasi peserta/guru, atau lebih jelas kebagian kepala bidang tekhnis dikdas”jelas Darwis.

Namun ditanya tentang isi surat penyampaian yang tidak ada tembusan ke Bupati dan BNNK, kadis pendidikan tidak bisa menjawab.

Lain pihak sekretaris LSM bakin Hasanudin mendengar kegiatan pelatihan yang di beban kan oleh peserta/guru sebanyak rp 300 ribu rupiah.

Hasanudin angkat bicara, menurutnya pelatihan SSB-AN ada beberapa kekeliruan.

Pertama surat penyampaian ke-sekolah tertulis bekasi januari Tahun 2017 akan tetapi di ganti menjadi bekasi Tahun 2018 dan itu tulis tangan,kuat Dugaan Pelatihan kegiatan program SSB-AN di Takalar direkayasa,seharusnya dilaksanakan pada tahun 2017, namun pihak dinas pendidikan Takalar baru melaksanakan kegiatan pada Tanggal (10/01/2018) dan seharusnya ada tembusan bupati, dan Badan Narkotika Nasional kabupaten (BNNK) ungkap Hasanuddin.

Lanjut Hasanuddin kekeliruan yang kedua perlu diketahui,kegiatan SSB-AN kegiatan Ratu Pelangi indonesia kerjasama BNN di tujukan ke dinas pendidikan Takalar, itu harus diketahui pemerintah daerah minimal surat tembusan Bupati dan BNNK, tetapi anehnya surat penyampaian tidak ada.

Maka kuat dugaan ratu pelangi indonesia dan dinas pendidikan kerjasama merekayasa tanggal dan waktu kegiatan, dan kegiatan ini dijadikan ajang bisnis sebab memungut dana pelatihan SSB-AN (1 kemas paket vcd) dengan dalih ganti biaya cetak senilai 300 ribu rupiah per satu peserta yang mengikuti.

” Kami dari lsm Badan Anti Korupsi Indonesia ( BAKIN ) akan segera melaporkan kepenegak hukum karena kuat dugaan dana 300 ribu rupiah biaya ganti cetak  (1 kemas paket pelatihan berupa vcd dan sertivikat) tidak sebanding harganya,nanti kita buka bukaan apakah 1 kemas itu senilai 300 ribu rupiah dan memang dibeban kan oleh peserta/guru”Tegas Hasanuddin.
***Reporter Leo***