Memasuki Tahun baru 2018,nenek ce’no DiGowa Masih Ditelantarkan semua Anaknya

0
1025

Memasuki Tahun baru 2018,nenek ce’no DiGowa Masih Ditelantarkan semua Anaknya

Mediaportalmetro.com-
Gowa Sulawesi selatan Indonesia,
Daeng Ce’no,itulah nama seorang wanita berumur usia lanjut (lansia) di Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.

Saat ini di telantarkan oleh anak-anaknya,Nenek Ce’no yang sudah dua kali diberitakan mediaportalmetro.com,dengan harapan ada perubahan ataupun perhatian dari anak anaknya maupun pemerintah setempat, karena saat ini (minggu/31/12/2017) sudah mau pergantian tahun, memasuki tahun 2018 belum ada respon dan tanggapan baik dari pihak keluarganya maupun pemerintah setempat, karena nenek ce’no, tidak punya tempat tinggal, ia hanya tidur di pinggiran-pinggiran ruko ataupun di pinggiran-pinggiran jembatan di saat malam hari.

Dan lebih mirisnya lagi, ruko dan jembatan yang sering di tempati Daeng Ce’no untuk tidur itu tempatnya tidak jauh dari tempat anak-anaknya tinggal, berada di kelurahan yang sama.

(foto:Nenek ce’no tidur dipinggir kanal / saluran Air) 

Banyak warga beranggapan kasihan pada nene ce’ no,  karena Sungguh tega keluarga-keluarganya padahal hidup mereka berkecukupan tidak memperdulikan orang tuanya.

Untungnya saat ini Nenek Ce’ no sering di beri makan dan juga di beri tempat tidur layak oleh warga dengan memanggil kerumah mereka.

Salah satunya adalah H.Lallo, seseorang yang boleh di kata mulia hatinya karena tidak ada hubungan darah dengan Nenek itu, seorang warga Borongtala, Kelurahan Tamallayang. H.Lallo sering membawa Daeng Ce’no kerumahnya untuk tidur dan memberinya makan.

“Anak Bunda mudah-mudahan terbuka hatinya untuk menerima Bunda apa adanya. Kami tidak ada hubungan darah dengan Nenek Ce’no tapi kami memiliki hati”, tulis H.Lallo dalam salah satu akun media sosialnya (fb:Daeng Lallo) saat dikutip.

Masyarakat Tamallayang sangat mengharap Pemerintah Kabupaten Gowa menindak lanjuti persoalan ini, terkhusus dinas terkait dalam hal ini adalah Dinas Sosial untuk meninjau langsung kondisi dan keadaan Nenek Ce’no, hingga masalah ini tersolusikan.

Paling tidak Panti Jompo bisa menjadi salah satu opsi agar nenek ce’no lanjut usia (lansia) segera diberikan tempat layak selayaknya nenek lainnya Agar makanan serta kesehatannya tidak terganggu karena hidupnya yang kesana kemari tidak terurus.***Reporter Saparuddin Rapi-AlPincara***