Proyek Break Water BNPBD ujung Baji Dituding Warga tidak Sesuai Bestek

0
751

Proyek Break Water BNPBD ujung Baji Dituding Warga tidak Sesuai Bestek

Mediaportalmetro.com
Takalar Sulawesi selatan Indonesia -Proyek pembangunan tanggul penahan ombak atau Break Water di desa Ujung Baji kecamatan Sanrobone kabupaten Takalar mendapat sorotan pemuda setempat.

Pemecah gelombang atau dikenal sebagai pemecah ombak atau bahasa inggris breakwater adalah Prasarana yang dibangun untuk memecahkan ombak/gelombang,dengan menyerap sebagian energi gelombang.

pemecah gelombang digunakan untuk mengendalikan abrasi yang menggerus garis pantai. dan untuk menenangkan gelombang di pelabuhan.

Warga merasa proyek tersebut dibuat secara asal serta diduga dibangun tidak diatas galian yang dibuat bahkan tidak pakai semen sebagai penguat batu pondasi.

Salah satu tokoh pemuda setempat, M.Ridwan mengungkapkan jika posisi pembangunan tanggul diduga tidak berada ditepat galian yang dibuat,melainkan berada dipinggiran galian yang dangkal.

” Posisi bangunan tanggul yang kami liat waktu dikerja tidak berada di pas galian, tapi digeser ke arah pinggir galian” ungkap Ridwan Jumat (15/12/2017)

Selain itu, video yang sempat diserahkan oleh Ridwan kepada Wartawan Mitra Indonesia dan LSM BAKI dan mediaportalmetro.com,secara jelas memperlihatkan kondisi posisi pondasi dasar yang diduga kuat tidak menggunakan semen.

Dasar bangunan tanggul diduga hanya tersusun atas tumpukan batu gunung tanpa campuran semen.

Sementara itu, hingga saat ini, baik pihak PPK, pengawas maupun pelaksana Kontraktor, masih belum memberikan konfirmasi atas dugaan tersebut guna keseimbangan pemberitaan.

Sedangkan ketua Badan Anti Korupsi Indonesia (LSM BAKIN) Takalar, Nursalam, berjanji akan segera membentuk tim investigasi untuk segera memastikan kebenaran dugaan tersebut.

Karena jika memang apa yang terlihat pada video serta pengakuan warga ternyata benar, maka bangunan penahan ombak tersebut diperkirakan tidak akan berumur panjang.

” Kami pastikan segera bentuk tim untuk investigasi. Menyalahi bestek, berarti tak berkualitas dan pasti tidak akan berumur panjang. Bukti Video proses pekerjaan yang amburadul sudah kami miliki selanjutnya akan kami laporkan kepenegak hukum”Jelas Salam,pada Hari Rabu (20/12/2017) saat wawancara dengan mediaportalmetro.com***Reporter Leo – Hasanuddin***