Terkait lengsernya Wakil bupati Gorontalo lsm Koalisi Rakyat Peduli Stabilitas Demo didepan kantor DPRD

0
580

Terkait lengsernya Wakil bupati Gorontalo lsm Koalisi Rakyat Peduli Stabilitas Demo didepan kantor DPRD

MediaPortalMetro.com
Provinsi Gorontalo – Indonesia,Lsm Koalisi Rakyat Peduli Stabilitas Demo Didepan Kantor DPRD gorontalo,Senin/18/12/2017.tepat diKelurahan Kayubulan Kec.Limboto Kab. Gorontalo.

Para Demonstran Menolak Pemakzulan Wakil Bupati Gorontalo H.Fadli Hasan ST.Msi.

Wakil bupati Gorontalo H. Fadli Hasan yang telah dilegserkan beberapa pekan lalu oleh DPRD melalui Pemakzulan atau dalam arti sebuah proses dari sebuah badan legislatif yang secara resmi menjatuhkan dakwaan terhadap seorang pejabat tinggi negara akibat sesuatu Hal pelanggaran juga wewenang sebagai fungsi dan tugas pejabat negara.

Lsm Koalisi Rakyat Peduli Stabilitas Daerah Kab Gorontalo berunjuk rasa dipimpin Koordinator Lapangan Oneng Iskandar dan di ikuti kurang lebih 250 Orang .

Pengunjuk rasa Menolak pemakzulan Wakil Bupati Gorontalo dalam hal ini H.Fadli Hasan ST.Msi. dan Menuntut agar segera berhenti berpolemik untuk satabilitas Kab Gorontalo serta Mempertanyakan DPRD tentang Rusli Panegoro terkait perbutan tidak menyenangkan yang sebelum pelaksanaan aksi mendatangi peserta aksi agar tidak ikut melaksanakan aksi demo.

Para pengunjuk rasa membawa Poster spanduk yang bertulisakan Tolak pemaksulan wakil Bupati Gorontalo,Stop Berpolemik,Ayo Membangun Kab.Gorontalo dan Peduli stabilitas Kabupaten Gorontalo serta menolak pemakzulan Wakil Bupati Gorontalo.

“Hari ini kami datang untuk mendukung hal hal yang di lakukan oleh DPRD untuk merealisasikan aspirasi rakyat,Kami datang untuk mempertanyakan apakah pemakzulan wakil Bupati itu adalah betul suara rakyat jangan di karenakan kepentingan perorangan sehingga terkesan pemakzulan dipakasakan”Ungkap oneng iskandar dalam orasinya didepan Kantor DPRD.

Ditambahkan lagi “Hari ini kami datang membawa mandat dari rakyat bahwa 5 tahun pemerintahan Nelson Fadli harus tuntas jangan di karenakan segelintir kontraktor yang menginginkan tender Proyek sehingga Wakil Bupati di Makzulkan dan itu tidak terbukti karna belum terlaksana dan hanya sekedar rekaman”

Kami datang untuk mempertanyakan apakah wakil Bupati tertangkap tangan,semua itu hanya kepentingan seorang kontraktor saja,maka dari itu kami datang kesini untuk menyampaikan bahwa Kepemimpinan Nelson Fadli masih sah dan Tanggal 9 Desember 2015 kita memberikan mandat kepada Nelson Fadli untuk memimpin Kab. Gorontalo namun di karenakan segelintir oknum yang menginginkan wakil Bupati untuk di Makzulkan sehingga stabilitas Kab Gorontalo ini tidak kondusif.

Oneng iskandar juga menyebutkan dalam orasinya bahwa Ada Oknum anggota DPRD Dari Fraksi PPP atas nama Rusli Panegoro datang ke koalisi kami untuk memprovokasi kami bahwa apabila kami tidak mendukung maka kami akan di coret dari daftar penerima Program dan Hari ini kami datang atas nama allah berjuang secara murni dan kami berjuang untuk kepentingan rakyat dan kami datang menyampaikan bahwa kepemimpinan Nelson Fadli 5 Tahun ,Kami datang kesini untuk menyampaikan bahwa stop berpolemik karena masih banyak kepentingan rakyat yang harus bapak bapak anggota Dewan sekalian pikirkan.

Karena keterlaluan DPRD menyidangkan di pansus terkait dengan wakil Bupati sedangkan semua itu tidak terbukti  dan sedangkan semua terbukti tertangkap tangan maka kami yang pertama melaporkan hal tersebut.

Sekedar menyampaikan bahwa fungsi DPRD itu adalah mitra Pemda dan yang berhak memberhentikan Bupati dan wakil Bupati adalah Menteri dalam Negeri atas pesetujuan Presiden dan Kami datang kesini untuk mempertanyakan legalitas rekaman yang di lakukan oleh salah  satu oknum.

Pada saat orasi berlangsung , para rombongan demonstran (para pengunjuk rasa) di terima Irwan Dai Fraksi Golkar DPRD Kab.Gorontalo.

Irwan Dai menyampaikan dihadapan para pendemo bahwa Apa yang di sampaikan oleh LSM terkait dengan stabilitas Kab Gorontalo dari DPRD sangat menyetujui.

Terkait dengan putusan MA sudah ada di Kemendagri dan apapun keputusan dan itu merupakan kewenangan Mendagri.

“Apapun yang di aspirasikan oleh masyarakat kami akan menindak lanjuti semua terkait kepemimpinan dua tokoh ini lanjut kami menyetujuinya” ungkap irwan dai.

Terkait dengan proses semua itu sudah final dan semua sudah di serahkan kepada MA dan Kemendagri dan Terkait keputusan dari kemendagri kami masih menunggu seperti apa hasilnya yang intinya kami menginginkan kedamaian di Kab Gorontalo.

Setelah mendengarkan jawaban wakil DPRD Gorontalo, Para Pengunjuk rasa membubarkan diri dan rencana akan melakukan aksi susulan yang akan di laksanakan pada hari rabu karena para pengunjuk rasa belum merasa puas.
***Reporter Ansar Kelana***