Kapolda Sulawesi Selatan Hadiri Acara Maudu Lompoa Desa Cikoang Kec. Mangarabombang Kab.Takalar

0
637

Kapolda Sulawesi Selatan Hadiri Acara Maudu Lompoa Desa Cikoang Kec.Mangarabombang Kab.Takalar

MediaPortalMetro.com
Takalar – Sulawesi Selatan Indonesia,Dalam rangka perayaan Maudu Lompo ( Maulid Besar ) yang di rayakan di desa cikoang kecamatan Mangarabombang kabupaten Takalar Sulawesi Selatan Minggu/17/12/2017.

Maudu lompoa (Maulid Besar) di hadiri langsung Kapolda Sulawesi Selatan,Kapolres Takalar, Dandim 1426, Sekda Takalar, Forpurimdo ,Ketua Forum kerajaan dan kelembagaan adat se Sulawesi Andi Makmur Sadda dan Raja-Raja se Nusantara.

Masyarakat cikoang memiliki tradisi  turun temurun untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dikenal dengan nama Maudu Lompoa, warga cikoang dan sekitarnya memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw, bentuk kecintaannya kepada Rasulullah SAW.

Maudu Lompoa ini dikenal  beberapa ragam hiasan, perahu pinisi yang dihiasi kain sarung, baju, celana, sandal dan pameran di tepi sungai cikoang, dan di iringi dengan gendang.

Dalam perayaan memperingati Maudu Lompoa Cikoang, Sekda Takalar Dr. Ir. Nirwan Nasrullah Msi, yang mewakili Bupati Takalar dalam sambutannya menyampaikan acara maulid ini sebagai
Penghormatan sekaligus mengingat kembali kepada Rasulullah Nabi Muhammad SAW.

“Perayaan maulid Nabi Muhammad SAW berpaduan budaya Sebagai Kecintaan dan ketakwaan kita, pemerintah daerah juga berharap Partisipasi masyarakat dan para lembaga adat khusus lembaga adat Cikoang agar tetap membantu pemerintah dalam memperbaiki sosial budaya di masyarakat dan mendekatkan kepada ajaran-ajaran agama”,jelas Sekda Takalar dalam sambutannya.

Kapolda sulsel Irjen Pol Drs.Umar Saptono, SH.,MH., juga memberikan Sambutan dalam sambutannya mengatakan.

“Maulid bukan hanya perayaan semata tapi bagaimana kita menginginkan dan mengimplementasi ajaran serta amanah Rasulullah Muhammad SAW setiap mengambil keputusan” ungkap,Irjen Pol Drs.Umar Saptono,SH.,MH.

Sementara ketua kerajaan dan kelembagaan adat se Sulawesi Andi Makmur Sadda MM,yang sempat diwawancara MediaPortalMetro. com mengatakan “Maudu lompoa di Cikoang dirayakan sejak 422 tahun yang lalu,dan ini sebagai puncak atau penutupan maulid Rasulullah SAW.

Memperingati Maudu Lompoa, masyarakat cikoang gelar beberapa ragam hiasan dan di pamerkan termasuk Perahu pinisi sepanjang 5 meter ini diangkat dan diarak warga keliling desa Sepanjang acara.

Tabuhan gendang atau seni musik Gandrang Bulo terus terdengar dan dihias telur berwarna-warni.

Disertakan Sajian makanan melambangkan bahtera yang membawa berkah bagi masyarakat Cikoang.

Setelah prosesi arak selesai, makanan dipersembahkan dalam puncak Maudu Lompoa dan dipimpin oleh pemimpin ritual yang biasa disebut Sayye.
***Reporter Leo-Hasanuddin sau***

LEAVE A REPLY