Mahasiswa Papua Barat Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri Diasramanya

0
626

Mahasiswa Papua Barat Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri Diasramanya

MediaPortalMetro.com
Manado – Indonesia,Mahasiswa Papua Barat ditemukan sudah tidak bernyawa Senin/11/12/2017. Dugaan gantung diri,diasrama Mahasiswa papua barat Teluk Bintuni kelurahan Kleak ling.V kecamatan Malalayang kota Manado.

Setelah polisi olah TKP (tempat kejadian Perkara) identitas mahasiswa atas nama Jhon Orocomna jenis kelamin laki laki, Mahasiswa UNPI ( Universitas pembangunan Indonesia) Agama Kristen protestan, Semester VII, asal Manokwari Papua barat, alamat asrama Teluk Bintuni kelurahan Kleak lingk.V kec.Malalayang kota Manado (tinggal diasrama tersebut).

Awal kejadian penemuan mayat
Pukul.06.20 wita,saksi atas nama Cion Orocomna, bangun dari tidur dari lantai 2 hendak turun ke lantai 1 asrama Papua teluk Tombini.

Pada saat turun tangga ,saksi melihat korban sudah tidak bernyawa dalam posisi berdiri ( kaki menyentuh tangga ) dan lehernya dililit kain yg diikat di pegangan tangga dan saksi memberitahukan kejadian tersebut pada penghuni asrama lainnya.

Penghuni Asrama Yulianus Orocomna ( Pembina asrama Papua Teluk Tombini ) langsung menghubungi aparat kepolisian polsek Malalayang.

Setelah menghubungi polsek Malalayang bersama Pers dan Tim DVI polda Sulawesi utara tiba di Asrama Papua Teluk Tombini dan langsung melaksabakan Olah TKP.

Setelah kepolisian olah TKP Korban dibawa Tim DVI Polda Sulut menuju Rs.Bayangkara Polda sulut untuk pemeriksaan lanjut.

Hingga berita ini ditulis belum diketahui apa penyebab mahasiswa UNPI (Universitas Pembangunan indonesia) gantung diri, dan apakah betul gantung diri atau digantung.

Isu yg beredar di kompleks mahasiswa asrama Papua, bahwa mereka menduga bahwa korban sudah dibunuh diluar asrama dan kemudian digantung didalam asrama.

Sebab Dari hasil penyelidikan dan fakta – fakta dilapangan bahwa kemungkinan korban bukan bunuh diri karena pada saat di temukan kaki korban menyentuh anak tangga dan leher korban tidak ada tanda bekas lilitan kain.

Permintaan keluarga korban,agar korban diVisum untuk bisa mengetahui dengan pasti kejadian tersebut dan pihak keluarga berencana akan membawa korban pada besok hari Menuju Manokwari Papua dengan menggunakan angkutan udara dengan biaya Pemda Manokwari. ***Reporter TimMediaPortalMetro.com***

LEAVE A REPLY