Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) : Membangun Tradisi Literasi Bermula dari Lorong Kampung

0
369

Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) :
Membangun Tradisi Literasi Bermula dari Lorong Kampung

MediaPortalMetro.com
Makassar – Sulawesi Selatan Indonesia – Membangun tradisi literasi, mestinya bermula dari lingkungan keluarga, RT, RW dan Lorong Kampung. Tradisi literasi yang elok, menurut Motivator dan Penggagas Perpustakaan Lorong Kampung, Bachtiar Adnan Kusuma, sebaiknya bermula dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan terkecil seperti RT, RW.

Saat ini kampanye literasi hanya terjebab dengan ritual semata, tapi literasi sebagai sebuah gerakan kebudayaan belumlah tumbuh dengan baik.

Ironinya, kata Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat ini, gerakan literasi hanya jadi jargon dan terjebab pada pendekatan anggaran.

Pemerintah hanya sibuk menyusun anggaran kampanye literasi, tanpa mengukur sejauhmana manfaat kegiatan-kegiatan literasi pada masyarakat.

“Kegiatan literasi selalu bertumpu hanya pada kegiatan-kegiatan seremoni, dan mereka terjebab pseudo literasi.

Hanya pandai bicara literasi, tapi sebatas retorika dan menghamburkan anggaran negara,” kata Bachtiar Adnan Kusuma, Minggu/10/12/2017.saat mengunjungi Rumah Koran Kanre Apia, Malino.

Karena itu, BAK berharap kegiatan-kegiatan literasi sebaiknya fokus pada pembinaan permanen terutama penggerak, pemerhati dan pelaku literasi lokal dan nasional.

” Tak sekadar menggelar roadshow lalu mengundang orang dan selesai acara tidak ada tindak lanjutnya,” harap Ketua Forum Komite Sekolah Makassar ini.

Makanya, kedepan pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten Kota lebih menitik beratkan anggaran perpustakaan fokus pada pembinaan dan pelatihan bagi pengelolah dan pelaku literasi di daerah-daerah.***Reporter Saparuddin Rapi***