Desa Tanabangka Kecamatan Bajeng Barat Terapkan Sistem Aplikasi siskeudes Dan Baliho Transparansi Anggaran

0
549

DesaTanabangka kecamatan Bajeng Barat Terapkan Sistem Aplikasi siskeudes Dan Baliho Transparansi Anggaran

MediaPortalMetro.com
Gowa Sulawesi Selatan Indonesia

Kaur keuangan dan bendahara Desa Tanabangka Salman Alfalatani akui terdepan Dikecamatan bajeng barat Dalam Penerapan Sistem Aplikasi Siskeudes dan Baliho transparansi.

(Foto : Salman Alfalatani (Kaur Keuangan dan Bendahara Desa Tanabangka kec. Bajeng Barat Kab. Gowa Sulawesi Selatan)

Salman Alfalatani yang di beri amanah sebagai kaur keuangan merangkap bendahara (Sistem keuangan Desa) pada pemerintahan Kepala Desa Tana bangka (Agustus B,Siala Sebagai Kades) mampu mengembang amanah Sebagai bendahara keuangan dengan baik.

Sejak di beri amanah pada tahun 2015 silam,Salman Alfalatani kepada awak mediaportalmetro.com.saat ditemui Jum’at/1/12/2017.

Bahwa Dirinya Pada pemerintahan Agustus B,Siala sebagai kades Tanabangka telah diberi kepercayaan.

” saya sebagai bendahara keuangan 100% untuk mengelola pertanggung jawaban anggaran yang masuk di Desa tanabangka maka tentunya kepercayaan tersebut harus saya jaga dengan sebaik mungkin”ungkap salman.

Lebih lanjut Salman menuturkan bahwa di awal-awal ia menjabat sebagai kaur keuangan yaitu 2015 sampai 2016 pengelolaan anggaran dana desa masih menggunakan sistem manual,dan sejak 2016 sampai sekarang sistemĀ  pengelolaan anggaran telah dirubah dari sistem manual kesistem Aplikasi Siskeudes dan pemasangan baliho transparansi penggunaan anggaran.

Dalam penggunaan sistem pengelolaan anggaran dengan sistem Aplikasi Siskeudes dan pemasangan baliho transparansi di wilayah kecamatan Bajeng Barat Desa Tanabangka merupakan desa yang terdepan dalam menerapkan Aplikasi sistem keuangan desa yang disingkat Siskeudes dan Baliho transparansi penggunaan Anggaran Dana Desa.

Menurut Salman dengan Aplikasi Siskeudes sangat memudahkan dirinya dalam memberikan data valid pertanggungjawaban pengelolaan dan penggunaan anggaran Dana Desa karena dalam sistem ini ada yang disebut Klinik Siskeudes,yang berpungsi menyelesaikan persoalan-persoalan yang tidak bisa kita selesaikan sendiri,atau ada kesalahan sekecil apapun akan diperbaiki di Klinik Siskeudes ini dan dipantau oleh PMD kabupaten ,Inspektorat dan oleh BPK.

“Dengan aplikasi transparansi dana Desa kecil kemungkinan akan terjadi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dan penggunaan Anggaran Desa dan Alhamdulillah Desa kami di setiap ada tim pemeriksa yang datang tidak menemukan adanya pelanggaran dalam penggunaan anggaran”,jelas Salman saat diwawancara .

***Reporter Syarif Lawa***

LEAVE A REPLY