TERKAIT PROGRAM BSPS 2017 LSM-BAKIN”DEMO”BANK BRI DAN DINAS P.U.D. TAKALAR

0
531

TERKAIT PROGRAM BSPS 2017  LSM- BAKIN”DEMO”BANK BRI DAN DINAS P.U.D.KAB.TAKALAR

MEDIAPORTALMETRO.COM
Takalar–Sulawesi Selatan Indonesia

Kantor Dinas P.U.D dan Bank BRI cabang Takalar didemo puluhan massa dari Badan Anti Korupsi Indonesia (LSM BAKIN) Takalar, Senin(27/11/2017).

(Foto : Pengunjuk Rasa saat berlangsung)

Aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA hingga pukul 12.00 WITA. Dalam aksinya, LSM BAKIN menuding dinas PU Takalar tidak transparan terkait pelaksanaan Bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) Reguler tahun 2017 serta menduga adanya pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh pihak Bank BRI cabang Takalar.

(Foto : Saat Demo Berlangsung)

Ketua LSM BAKIN Takalar, Nursalam dalam orasinya menyebut pihak PU Takalar serta Bank BRI tidak bersikap kooperatif dan transparan dan cenderung menutup-nutupi daftar penerima bantuan yang sebenarnya. Olehnya itu pihaknya menuntut pihak PU Takalar agar bersikap transparan dan segera memberikan daftar nama-nama penerima bantuan BSPS reguler tahun 2017.

” Kami menilai PU Takalar dan Bank BRI tidak bersikap kooperatif dan menutup-nutupi nama-nama penerima. Kami menuntut dan mendesak agar pihak PU Takalar agar segera memberikan nama penerima bantuan,” ungkp salam.

Sementara itu, Kadis PU Takalar, H. Muh. Alimuddin yang menemui demonstran berkilah jika pihaknya tidak memiliki daftar tersebut dan mempersilahkan LSM BAKIN untuk mempertanyakan hal tersebut ke dinas PU Provinsi.

” Data itu tidak ada sama kami, kami hanya pendamping. Jadi silahkan ke dinas PU Provinsi” jelas H. Muh. Alimuddin.

Sementara perwakilan Bank BRI cabang Takalar yang berdialog dengan pimpinan BAKIN Takalar tidak dapat menjawab tudingan dan tuntutan aksi yang dialamatkan kepada pihak Bank BRI cabang Takalar.

LSM BAKIN melalui pernyataan sikapnya memberikan ultimatum kepada pihak PU Takalar dan Bank BRI cabang Takalar untuk memenuhi tuntutan mereka dalam jangka waktu 1 x 24 jam dan mengancam akan kembali melakukan aksi unjuk rasa dan melaporkan hal tersebut kepihak berwajib dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

***Reporter Saparuddin Rapi – Arsyad***

LEAVE A REPLY