KEJAKSAAN TINGGI MANADO “DIDEMO”

0
538

MediaPortalMetro.com
Manado – Sulawesi Utara Indonesia

Kejaksaan Tinggi Sulawesi utara Manado DiDemo Selasa/21/11/2017.Tepat Pukul 11.05 wita, bertempat di Depan Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Utara Jl. 17 Agustus Kelurahan Tanjung Batu Kec. Wanea Kota Manado.

(Foto : Pengunjuk Rasa)

Aksi Demonstrasi Unjuk Rasa Damai yang dilakukan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas Adat) yang tergabung dalam Koalisi Mapalus berjumlah sekitar 750 orang dan dipimpin lansung Noke Paat (Panglima BMI) .

Para Demonstrasi meminta Kajati sulut tidak diintervensi untuk penyelesaian kasus korupsi dirumah sakit Ratumbuysang dan kasus korupsi pemecah ombak di Kab. Minahasa Utara.

Pengunjukrasa juga Meminta kepada kajati provinsi sulut agar disulawesi utara tidak terjadi kriminalisasi,Meminta kepada kepala kejaksaan tinggi provinsi sulut agar melaksanakan tugas dengan profesional.

” Kami ingin mendukung kinerja kejaksaan tinggi provinsi sulut tetapi kami juga Meminta kepada kajati agar dalam penegakan Hukum tidak pandang buluh dan tidak ada intervensi,kami mengawal kinerja kajati sulut dalam menyelesaikan kasus kasus Korupsi diprovinsi sulawesi utara” ungkap salah seorang pendemo.

(Foto: Pengunjuk Rasa)

Saat berlangsung orasi pendemo Pukul 11.35 wita, 9 orang perwakilan ormas di terima Wawan Ernawan (As Intel Kejati Sulut) dan Muhamad Rawi Sh.Mh (As Pidus Kejati Sulut).

“Karena kajati tidak ada di tempat yang menerima para pengunjukrasa, dan aspirasi akan disampaikan kepada kajati melalui wawan Ernawan dan Muhammad Rawi”

(Foto : Pengunjuk rasa)

Menurut Wawan ernawan (Asintel kejati Sulut) dan Muhammad Rawi SH. MH) Sampai saat ini ” kami dari kejati sulut tidak pernah mengkriminalisasi bagi orang-orang yang bersalah,Kami dari kejati masih menuggu hasil audit dari BPKP dan untuk kedepan kami akan mencari alat bukti , kami tdk sembarangan menentukan tersangka,Dan Dalam waktu dekat kejaksaan tinggi sulut akan mengundang perwakilan ormas untuk melakukan pertemuan dalam membahas tentang kasus-kasus korupsi yg ditangani oleh kejati sulut”

Selanjutnya pengunjuk rasa Pukul 12.15 wita,makan siang dan istrahat sejenak tepat Pukul 12.35 wita, pengunjuk rasa bergerak menuju Kantor Kementrian agama prov sulut Jl. 17 Agustus Kel. Teling atas Kec. Wanea kota manado dan Pukul 12.40 wita, pengunras tiba di Kantor Kementrian agama provinsi sulut dan lagsung menyampaikan aspirasinya lagi.

Pengunjuk rasa mengatakan “Kita harus saling menghargai antar pemeluk agama yang ada disulawesi utara,Kami merindukan agar ada kakanwil dari agama kristen,Keterbukaan tentang dana pembangunan tempat ibadah di sulawesi utara.

Pukul 12.49 wita, pengunjuk rasa di terima oleh Ibu. Dra Hj Pastita Kartiman MSi (Kabag Tata Usaha Kanwil Kementrian Sulut) dgn tanggapan ,Aspirasi para pengunjukrasa akan disampaikan kepada pimpinan dalam hal ini Kakanwil untuk menindaklanjuti aspirasi yg sudah di sampaikan,Masalah anggaran APBD tidak ada karena difokuskan utk kepentingan pilkada serentak tahun 2018 dan Kami mendukung aspirasi tersebut bahwa sekali kali ada kakanwil dari agama kristen.

Pukul 13.35 wita, pengunjuk rasa bergerak menuju Kantor PT. PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo Jl. Bethesda Kel. Ranotana Kec. Sario Kota Manado.

Pukul 13.50 wita, pengunjukrasa,tiba di Kantor PT. PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo Jl. Bethesda dan langsung berorasi lagi ” Meminta kepada PLN Sulutenggo
agar tidak melakukan pemadaman listrik terus menerus,Bulan desember agar tidak ada pemadaman listrik”

Pukul 14.50 wita, perwakilan pengunras diterima oleh Bpk Sofyan (Manager SDM) dengan tanggapan,
“Menerima aspirasi dengan baik berhubung pimpinan PLN tidak ada di tempat maka sebagai bawahan kami inisiatif menerima dan aspirasi akan kami sampaikan kepada pimpinan,Mudah-Mudahan selama bulan desember tidak ada pemadaman mengingat umat kristen merayakan Natal apabila ada pemadaman mungkin hanya sekitar 2 jam” ungkapnya

Pukul 15.15 wita,  Dari kantor PLN wilayah sulutenggo Manado, pengunjukrasa membubarkan diri dengan tertib dan aman.

***Reporter M. NurNas***

 

LEAVE A REPLY