TERKAIT BERITA”INI HAK JAWAB”KEPALA DESA ROMANGLASA,KABUPATEN GOWA

0
685

TERKAIT BERITA”INI HAK JAWAB” KEPALA DESA ROMANGLASA, KABUPATEN GOWA

MediaPortalMetro.com
Gowa-Sulawesi selatan Indonesia

Terkait pemberitaan kepala desa tentang kinerja dan pelayanan publik,termuat di mediaPortalMetro.com,(jum’at 17/11/2017) tentang pelayanan publik kantor desa Romanglasa,Kecamatan Bontonompo, kabupaten Gowa, provinsi Sulawesi Selatan yang tidak sesuai dengan amanah Undang-Undang tentang Pelayanan Publik dimana Stempel Desa tidak ada di kantor Desa serta kepala Desa jarang masuk kantor.

Sabtu 18/11/2017 malam tiba tiba tlp wartawan berdering, karena mungkin berita tersebut sampai dikepala desa ataupun pak desa sudah membaca berita tersebut dimedia.

Pak kades telepon kewartawan biro Mediaportalmetro sulsel, dan wartawan langsung Angkat telepon,tapi terputus mengkin faktor signal tidak mendukung, wartawan telepon balik kepak kades, serta langsung dikonfirmasi oleh Kepala Desa Romanglasa perhal pemberitaan yg memuatnya tentang kinerja Malas masuk kantor serta stempel dibawahnya.

Kepala Desa Romanglasa Bapak Haris saat di konfirmasi via telephone,mengatakan “mengenai pelayanan publik di kantor desa Romanglasa saya rasa sudah benar,mungkin saya ada kekeliruan sebagai kades, tapi sepengetahuan saya tidak ada masyarakat saya yang tidak mendapatkan pelayanan apa lagi tanda tangan dan stempel daeng ,wartawan -PERS”.

Kades Romanglasa juga menambahkan lewat telepong mengenai stempel Desa yang di keluhkan oleh warga saat ingin mengurus persuratan .

“kemarin itu Stempel Desa, ada sama istri saya daeng ,Memang dalam beberapa minggu yang lalu saya sangat sibuk dengan urusan dan tugas di kantor Bupati Daeng – Pers,sehingga saya pun jarang ada dikantor, Namun kalau begitu, kalau memang ada warga yang ingin mengurus surat-surat kemarin dan belum sempat saya tanda tangani saya minta maaf,karena kurang memuaskan pelayanan sebagai pelayan publik, Stempel yang juga saya ambil pada salah satu anggota staf saya kemarin karena keperluan kantor saya lupa mengembalikannya sehingga stempel tidak ada distaf saya maupun sekdes, “. Ungkapnya lewat telepon pada wartawan MediaportalMetro.

Kepala Desa, menambahkan lagi bahwa mudah-mudahan kedepannya pelayanan publik kami bisa lebih baik lagi, evaluasi akan terus kami lakukan demi terciptanya pelayanan prima untuk warga kami”Tutupnya saat terkonfirmasi lewat telepon.

***Reporter SaparuddinRapi-AlPincara***

 

LEAVE A REPLY